Misteri ‘Batu Berjalan’ Di Lembah Kematian (Death Valley) Amerika

death valleyMitrabaca.com – Lembah kematian atau disebut Death Valey terletak di wilayah California, Amerika Serikat. Disebut sebagai lembah kematian karena tempat itu menyimpan seribu mesteri yang selama ini tidak terpecahkan, dimana ribuan raksasa dengan berat lebih dari 350 kilo meter bisa berpindah tempat sendiri hingga ratusan meter dari tempatnya semula.

Death Valley merupakan gurun yang panas dan tidak ada tumbuhan hidup diwilayah tersebut, hanya ada ribuan batu berukuran dan angin sepoin yang membuat suasana malam hari menjadi sangat mencekam dan menyeramkan. Pada siang hari wilayah dengan luas sekitar 3 lapangan bola itu mencapai hingga 50 derajat celsius.

Ditempat tersebut semua batu dapat berjalan sendiri tanpa ada seorang pun membantu menggerakkan. Dalam setiap gerakannya batu meninggalkan jejak memanjang melintasi gurun hingga ratusan meter, tak hanya satu tapi semua batu yang ada disana bisa berjalan dan berpindah tempat sendiri.

Keanehan yang terjadi ditempat yang hampir tidak pernah dijamah manusia itu, pernah diabadikan seorang fotografer, dimana dalam foto tersebut batu meninggalkan jejak ditanah dan berpindah tempat menuju tempat yang lain.

Menguak Misteri Batu Berjalan (Death Valey)
Fenomena batu berjalan di lembah tersebut sudah diketahui masyarakat Amerika dan dipercaya sebagai salah satu tempat paling angker di Amerika dan membuat banyak ilmuwan penasaran lalu mengadakan penelitian dalam beberapa tahun terakhir ini
death valley2Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa batu tersebut berjalan disebabkan air yang membeku menjadi es saat hujan terun dimalam hari. Lalu es yang mencair tersebut membentuk sebuah lempur dibagian bawah batu yang membuat batu tergelincir dan berjalan dengan bantuan angin

Temuan ini disarkan pada pantaun terhadap 15 batu yang dipasang GPS lalu dilengkapi alat pengintai. Pada hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari Scripps Institution of Oceanography, San Diego itu semua batu yang dipasang GPS bisa berjalan hingg 60 meter dari tempat semula dengan kecepatan 6 meter per menit.

Penelitian terkait misteri Death Valey itu sebenarnya sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu dengan hasil yang berbeda, diantaranyaberpendapat bahwa penyebab batu-batu tersebut berjalan, karenaadanya kekuatan setan, badai gurun, lembaran es sampai pada kekuatan abu setan gurun lembah kematian.

Terlepas akurat atau tidaknya hasil penelitian ini yang dilakukan sejak 2011 lalu itu, kita tunggu saja penelitian selanjutnya terutama para ilmuwan lain yang mungkin belum mempercayai dengan temuan terbaru kali ini.

Advertisement
KOMENTAR ANDA